Skip to main content

5 Cara untuk memberikan presentasi yang lebih baik di tempat kerja - muse

Suspense: Mortmain / Quiet Desperation / Smiley (Juni 2026)

Suspense: Mortmain / Quiet Desperation / Smiley (Juni 2026)
Anonim

Anda memiliki presentasi yang akan datang dan Anda ingin itu menjadi luar biasa. Karena, sementara Anda selalu melakukan pekerjaan dengan baik, Anda ingin naik level.

Tetapi ketika Anda mulai meneliti bagaimana Anda dapat membuat pembicaraan Anda berikutnya yang terbaik, Anda kewalahan dengan banyaknya saran di luar sana.

Berita baik: Saya telah mengarungi semuanya untuk berbagi penelitian yang memberi tahu Anda bagaimana melibatkan pendengar Anda, meyakinkan mereka tentang pesan Anda, dan meningkatkan penggunaan slide Anda.

Kelima tips ini terbukti berhasil:

1. Ceritakan Kisah

Ada alasan mengapa bercerita adalah kata kunci du jour: Berhasil!

Ketika Anda menceritakan sebuah kisah, sesuatu yang ajaib terjadi pada anggota audiens Anda. Aktivitas menyala dalam otak mereka seolah-olah mereka mengalami cerita sendiri.

Perlu lebih banyak bukti? Dalam sebuah studi yang dipimpin oleh profesor Wharton Deborah Small, para peneliti menemukan bahwa orang-orang jauh lebih mungkin untuk berkontribusi setelah mendengar kisah seorang korban tunggal yang dapat mereka gambarkan dan hubungkan, daripada yang penuh dengan statistik tingkat tinggi. Jadi, jika Anda ingin presentasi Anda menginspirasi tindakan, mendongeng adalah alat paling ampuh yang dapat Anda gunakan dalam presentasi Anda.

Talk to Watch

Peneliti Uri Hasson menjelaskan ilmu saraf dari bercerita.

2. Gunakan Alat Bantu Visual

Menurut Albert Mehrabian, Profesor Psikologi di UCLA, 55% dari informasi yang kami ambil adalah visual, sedangkan hanya 38% vokal. Terjemahan: Audiens Anda ingin melihat sesuatu!

Jangan membatasi diri Anda pada slide PowerPoint - alat bantu visual bisa berupa apa saja yang Anda perlihatkan kepada audiens untuk mendukung pesan Anda. Misalnya, kontestan Shark Tank tidak menampilkan produk mereka di tayangan slide, mereka akan membawanya bersama mereka dan melakukan demo langsung. Slide memang bagus, tetapi untuk presentasi penting di mana Anda perlu membuat dampak, pikirkan tentang alat bantu visual apa yang bisa Anda gunakan untuk membuat audiens Anda terlibat.

Talk to Watch

Insinyur Raffaello D'Andrea menunjukkan drone pada penontonnya untuk menghidupkan gairahnya dalam bidang teknik, matematika, dan teknologi.

3. Gunakan Gambar Daripada Teks

Jika Anda menggunakan slide dalam presentasi Anda, jangan jatuh ke dalam perangkap menulis catatan berbicara Anda dan kemudian memproyeksikannya ke layar. Bahkan poin-poin merupakan pengalih perhatian bagi audiens karena mereka perlu mengalihkan konsentrasi mereka antara apa yang Anda katakan dan apa yang Anda tulis.

Contoh kasus: Psikolog kognitif, Chris Atherton, menguji daya ingat siswa terhadap suatu presentasi. Satu kelompok menerima presentasi dengan slide yang berat teks, yang lain dengan slide yang memiliki sedikit kata. Para siswa yang melihat slide dengan kata-kata lebih sedikit bisa mengingat lebih dari dua kali lipat dari mereka yang melihatnya dengan teks slide-berat.

Sains menunjukkan bahwa slide yang tercakup dalam teks menghalangi - alih-alih bantuan - kemampuan audiens untuk memahami apa yang Anda katakan. Jadi, lain kali Anda hadir, tinggalkan poin-poin dan cari gambar sederhana untuk mendukung pesan Anda.

Talk to Watch

Brené Brown adalah ahli mendongeng, tetapi dia juga menggunakan alat bantu visual sederhana untuk memperkuat pesannya.

4. Jadikan Presentasi Anda Interaktif

Berinteraksi dengan audiens Anda ketika Anda hadir membuat mereka duduk dan memperhatikan apa yang Anda katakan. Cara paling sederhana adalah mengajukan pertanyaan kepada mereka. Bahkan pertanyaan retoris akan membuat kolega yang terganggu melihat dari iPhone mereka dan terlibat kembali dalam materi Anda.

Bonus: Ada banyak alat dan aplikasi yang tersedia yang dapat Anda gunakan untuk menjalankan polling dan memfilter pertanyaan pemirsa.

Talk to Watch

Amy Cuddy membuka ceramahnya dengan meminta hadirin melakukan “audit tubuh mereka” dan memikirkan postur tubuh mereka. Saksikan saat hadirin bergeser di kursi mereka!

5. Gunakan Beberapa Humor

Jika seseorang membuat Anda tertawa, Anda cenderung tertarik padanya. Benar, Anda tidak ingin audiens Anda jatuh cinta dengan Anda, tetapi memenangkan mereka membuat mereka lebih cenderung mendengarkan.

Tidak semua orang merasa nyaman menggunakan humor ketika mereka sedang melakukan presentasi, tetapi bahkan komentar ringan di awal dapat membantu memecahkan kebekuan dan membuat Anda dan audiens Anda merasa lebih santai. (Ingatlah ketiga aturan ini untuk menggunakan humor di tempat kerja.)

Talk to Watch

Komedian Maysoon Zayid, adalah seorang jenius dalam TEDWomen Talk, I, Got 99 problems… Palsy Is Just One .

Menyatukan presentasi membutuhkan waktu dan usaha. Jadi, Anda ingin kerja keras itu melunasi dalam bentuk orang yang mengingat dan peduli dengan apa yang Anda katakan.

Lain kali Anda menyatukannya, jangan hanya melakukan apa yang selalu Anda lakukan. Lihat apakah Anda dapat memasukkan satu (atau lebih!) Tips ini dan menjadikannya milik Anda jauh lebih efektif.